Perilaku Penyebab Stroke

Perilaku Penyebab Stroke

Penyakit stroke tergolong sebagai penyakit kronis yang menakutkan bagi masyarakat. Sebab, menyebabkan kelumpuhan organ tubuh dan setelah mengalaminya menimbulkan efek samping walaupun sudah mengkonsumsi obat stroke . Kenali perilaku penyebab stroke dan hindari sedini mungkin sebelum terlambat. Ingat bahwa efek yang ditimbulkan pasca stroke akan terasa untuk jangka panjang.

Perilaku Penyebab Stroke

Ada beragam perilaku penyebab stroke yang sering dilakukan tanpa disadari. Bahkan bagi beberapa orang menganggap perilaku tersebut lumrah dilakukan sejak muda. Berikut ini deretan perilaku yang menyebabkan stroke terjadi, antara lain:

  • Sering begadang lewat tengah malam,
  • Kurangnya waktu tidur karena waktu tidur ideal manusia 6-8 jam,
  • Kelebihan waktu tidur,
  • Terlalu banya mengonsumsi makanan dan minuman instant,
  • Jarang atau tidak pernah melakukan aktivitas olahraga,
  • Tidak mengonsumsi sayuran dan buahan segar,
  • Merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol,
  • Menggunakan narkotika dalam jangka waktu lama.

Penyebab Stroke Dari Makanan

Ada juga makanan sehari-hari yang dikonsumsi ternyata memicu terjadinya stroke. Kebanyakan dari jenis makanan dibawah ini sangat disukai. 

1. Makanan Manis 

Mmakanan manis dinilai lebih menggugah selera bagi anak muda. Tetapi tidak baik mengonsumsi makanan manis secara berlebihan karena membuat kadar glukosa dalam darah meningkat. 

Setelah kadar gula darah meningkat akan menyebabkan kerusakan jaringan tubuh. Sehingga berisiko besar mengalami gangguan saraf, penyakit jantung, diabetes, stroke, dan gangguan penglihatan.

2. Daging Merah 

Sejak kecil para orang tua mengatakan mengonsumsi daging merah demi kesehatan. Namun, mengonsumsi daging merah ada batasannya. Seperti yang dikemukakan dari Harvard School of Public Health, menyarankan konsumsi menu olahan dari daging merah 4-6 ons.

Hindari konsumsi daging merah berlebihan karena meningkatkan risiko terkena stroke. Terutama kaum hawa, harus meminimalisir konsumsi olahan daging merah karena resiko terkena stroke lebih tinggi.

3. Kerupuk dan Gorengan 

Kerupuk dan gorengan merupakan cemilan favorit di Indonesia sejak dulu. Tanpa disadari cemilan nikmat ini justru memicu seseorang mengalami stroke. Kerupuk maupun gorengan sama-sama mengandung lemak trans yang tinggi. Jenis lemak trans memiliki sifat jahat karena dapat menyumbat pembuluh darah.

4. Minuman Bersoda 

Mengonsumsi minuman bersoda dapat disebut sebagai perilaku wajar. Terutama pada momen perayaan hari raya, minuman bersoda dari berbagai merek wajib ada. Berdasarkan riset dari Institute for Health Clinic, minuman bersoda tidak baik untuk kesehatan.

Pasalnya, dalam satu kaleng minuman bersoda mengandung berbagai pemanis buatan. Dampaknya mampu meningkatkan kadar gula darah. Apabila terjadi insulin dan peradangan maka potensi mengalami stroke lebih tinggi.

Baca juga: Sekilas Sejarah Sulawesi Tengah yang Wajib Diketahui

Makanan Sehat Untuk Meredakan Gejala Stroke

Perilaku Penyebab Stroke

Setelah mengonsumsi makanan penyebab stroke, ada baiknya merubah pola hidup sebelum mengalami stroke. Berikut ini rekomendasi ramuan sehat yang akan meredakan gejala stroke. Check this out!

1. Teh

Teh kaya akan kandungan flavonoid yang baik untuk tekanan darah dan ramah kolesterol. Apabila melihat gejala-gejala stroke sebaiknya mengonsumsi 2 gelas teh tawar panas setiap hari. Pilihan jenis teh terbaik untuk kesehatan pembuluh darah dan tubuh adalah teh hitam dan teh hijau.

2. Buah dan Sayur-sayuran

Perbanya konsumsi buah dan sayur-sayuran karena berguna untuk menyehatkan tubuh. Selain itu, makanan tersebut baik bagi kesehatan mental jika seseorang mengalami stress maupun depresi.

3. Ginseng India

Gingseng India (aswagandha) juga dapat dikonsumsi setelah mengalami gejala stroke. Gingseng tersebut menjadi pilihan tepat karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Contoh gingseng India yang dapat dikonsumsi adalah air gingseng atau ramuan gingseng alami.

4. Bawang Putih

Bawang putih juga berkhasiat menyehatkan tubuh setelah mengalami ciri-ciri gejala stroke. Penggunaan bawang putih pada bumbu makanan dapat mencegah pemggumpalan darah dan menyehatkan jaringan otot. Namun, penggunaan bawang putih dalam makanan tidak boleh berlebihan dan wajib memasukkan bawang putih alami.

5. Kunyit

Kunyit atau air kunyit dapat dikonsumsi apabila seseorang mengalami gejala stroke. Pasalnya, konsumsi kunyit dapat menurunkan tingkat kolesterol dan mencegah terjadinya penggumpalan dalam pembuluh darah.

6. Daun Pegagan 

Daun pegagan dapat dikonsumsi sebagai lauk sayur mayur sehat. Disinyalir efektif untuk meningkatkan fungsi kognitif tubuh. 

7. Bilberry

Bilberry merupakan salah satu jenis buah-buahan yang dapat memulihkan gejala stroke. Cobalah memakan buah bilberry minimal 3-5 buah setiap harinya. Manfaat nyata yang dirasakan adalah kadar gula darah dan kolesterol menurun.